Rehabilitasi SMP Serangpanjang Disorot LSM Fakta: Anggaran Ratusan Juta, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

Rehabilitasi SMP Serangpanjang Disorot LSM Fakta: Anggaran Ratusan Juta, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis
 
SUBANG – Pelaksanaan proyek rehabilitasi gedung SMP di wilayah Kecamatan Serangpanjang, yang menelan anggaran sebesar Rp327.650.000, menjadi sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fakta. Pihaknya menilai pelaksanaan pekerjaan diduga tidak sesuai dengan standar dan spesifikasi yang seharusnya ditetapkan dalam dokumen proyek.
 
Ketua LSM Fakta menegaskan bahwa hal ini sangat patut dipertanyakan, terlebih mengingat nilai anggaran yang cukup besar. Berdasarkan temuan di lapangan, konstruksi bangunan dianggap belum memadai untuk menjamin kekokohan dan keamanan. “Seharusnya pada pasangan dinding dipasang ring balok agar bangunan kuat dan kokoh saat menerima tekanan angin. Selain itu, plafon seharusnya diganti dengan bahan yang baru demi keamanan jangka panjang,” ujarnya.
 
Namun, di lapangan terlihat sebaliknya. Pekerjaan hanya sebatas membongkar lapisan GRC, sedangkan rangka kayu lama yang sudah terpasang sejak awal justru digunakan kembali atau existing untuk struktur plafon. Praktik ini dikhawatirkan menurunkan kualitas dan daya tahan bangunan secara signifikan.
 rehabilitasi-smp-serangpanjang-disorot-lsm-fakta-1786617366.png
Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh masyarakat sekitar. Warga berharap kepada pihak kontraktor agar tidak bekerja secara asal-asalan. “Ini adalah fasilitas umum untuk pendidikan, kualitas dan keamanan harus menjadi prioritas utama, apalagi dengan biaya yang tidak sedikit,” ujar salah satu warga.
 
Terkait hal ini, Ketua LSM Fakta meminta kepada instansi terkait . Apa bisa dibenarkan pekerjaan tersebut oleh konsultan dan PPK. 

Ketua LSM Fakta berharap kepada Konsultan dan PPK  untuk segera turun meninjau dan melakukan pemeriksaan ulang secara menyeluruh ke lokasi. Apabila terbukti adanya praktik penandaan harga berlebih atau mark-up yang mencolok serta ketidaksesuaian spesifikasi, pihaknya meminta agar masalah ini segera ditindaklanjuti. Jangan sampai ada pihak—termasuk masyarakat dan dunia pendidikan—yang merasa dirugikan.
 
Perlu diketahui, pihak LSM Fakta telah mendatangi lokasi proyek tersebut untuk melakukan pengecekan dan konfirmasi. Namun sayangnya, saat itu petugas pengawas tidak berada di lokasi. Hingga rilis berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan atau tanggapan resmi dari pihak pelaksana, CV Mulus Jaya.
 
 ( Red  )

Published

Thu, 13-Aug-2026, 16:06

Written by

Pokirnews

Share this article

Tags

Keep Reading

Related Updates

View All Updates